
berita beliau yang wafat, padahal disetiap jalan kulihat foto/poster beliau terpajang
seakan kota ini sedang berduka cita yang mendalam dengan kepergiannya untuk selamanya. sekarangaku barulah mengerti kenapa manusia seperti beliau begitu dimuliakan dari pada umumnya manusia.
banyak generasi saat ini tidak mengenal siapa beliau, bahkan pernah kulihat diakun medsos dgn caption mencela video beliau yang sedang berceramah, sementara para netizen ikut berkomentar tentang suatu perkara yang mereka sndiri tidak mengenal lebih jauh siapa beliau (sangat disayangkan).
kukira beliau hanya tersohor diwilayah pulau kalimantan, tapi tidak dipulau-pulau lain di indonesia. tapi ternyata dugaanku salah justru nama beliau terkenal sampai ketanah Mekkah oleh tokoh-tokoh dan raja-raja ternama diarab, begitu juga diseluruh penjuru bumi yang lain. ada banyak sekali yang mengaggumi tokoh ulama dari generasi yang masih bisa dibilang aku pernah hidup dizamanya..
Seorang ulama besar diabad ini, yang kewaliannya tidak diragukan lagi. Jasanya yang sangat besar terhadap Islam dan kaum Muslimin, menjadi kekaguman dan panutan bagi setiap kita, menjadi penuntun, dan Imam serta ikutan bagi yang menteladaninya, Maulana Qudwatuna Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Arsyadi Al-Banjari
Guru Zaini sewaktu kecil selalu berada di samping ayah dan neneknya yang bernama Salbiyah. Mereka menanamkan kedisiplinan dalam pendidikan tauhid dan akhlak serta belajar membaca Alquran. Karena itulah, guru pertama dari Guru Zaini adalah ayah dan neneknya sendiri. Semenjak kecil ia sudah digembleng orang tua untuk mengabdi kepada ilmu pengetahuan dan ditanamkan perasaan cinta kasih dan hormat kepada para ulama
Syekh Muhammad Zaini dikenal sebagai ulama yang sangat istiqamah dalam berdakwah. Tidak jarang dalam kondisi sakitpun beliau tetap mengajar murid- muridnya yang ribuan itu, bahkan kadang-kadang sambil berbaring. Syekh Muhammad Zaini juga dikenal sebagai figur yang sangat ramah dan menghormati tamunya.
berikut ini adalah nama guru-guru , guru sekumpul....
1. Guru
Pembimbing Rohani
- Al-Alim Al-Alamah Ali Junaid Berau bin Al-Alim Fadil Qadi Muhammad Amin.
- As-Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
- Sayyidul Wujud Rasulullah Saw.
2. guru murrabi mursyid- Al-Alim Al-Alamah Syekh Muhammad Syarwani Abdan Bangil
- Al-Alim Al-Alamah Kiai Tubagus Muhammad Falak Bogor
-
Al-Alim
Al-Alamah Syekh Sayyid Muhammad
Amin Al-Qutbi Al-Makky.
3. Guru Taklim dan Tabarruk
- 1) Al-Alim Al-Alamah Al-Kutub As-Sayyid Abdul Qadir Al-Bar.2) Al-Alim Al-Alamah As-Sayyid Hasan bin Muhammad Al-Masyath.
3) Al-Alim Al-AlamahAl-Muhaddits Abu Sayyid Muhammad bin Alwy bin4) Al-Alim Al-Alamah As-Syekh Zakariya bin Abdullah Bila.Abbas Al-Maliki Al Hasani5) Al-Alim Al-Alamah As-Syekh Yasin Al-Fadani.6) Al-Alim Al-Alamah As-Syekh Ismail Al-Yamani.4. guru al- qur'an dan tajwid
- Al-Alim Al-Fadil Sya’rani Arif.Al-Alim Al-Fadil K.H. Aini KandanganAl-Alim Al-Fadil Al-Hafiz Syekh Nashrun Thahir
5. Guru di Pondok Pesantren Darussalam Martapuraa. Al-Alim Al-Fadil Guru Muhammad Zaini Umar.
b. Al-Alim Al-Fadil Guru Abdul Muis.
c. Al-Alim Al-Fadil Guru Sulaiman.
d. Al-Alim Al-Fadil H. Abdul Hamid Husin.
e. Al-Alim Al-Fadil H. Muhammad Abdul Qadir.
f. Al-Alim Al-Fadil Muhammad Zein.
g. Al-Alim Al-Fadil H. Rafi’i.
h. Al-Alim Al-Fadil H. Husin Dahlan
i. Al-Alim Al-Fadil Guru Syahran
j. Al-Alim Al-Fadil H. Sulaiman Yusuf
k. Al-Alim Al-Fadil H. Salman Djalil. (Ahli Ilmu Falak dan ilmuFaraid).
L. Al-Alim Al-Fadil H. Muhammad Saman Mulia.
m. Al-Alim Al-Fadil H. Salim Ma’ruf. Al-Alim Al-Fadil H. Husin Qadri
(Pengarang Kitab Senjata Mukmin)
Ia mendidik ribuan murid agar cinta kepada Allah Swt dan Rasulullah Saw mencetak ratusan ulama yang selalu gigih melanjutkan dakwah dan perjuangan Guru Zaini. Syekh Muhammad Zaini telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi ,Pendidikan Agama Islam di Kalimantan Selatan. Beliau adalah ulama yang memiliki Sanad keilmuan yang sangat banyak dan satu-satunya orang yang memiliki Izin untuk mengajarkan Tarekat Sammaniyah.
berikut ini karya yang diciptakan oleh guru sekumpul;- 1. Risalah Mubarakah.
- 2. Manaqib As-Syekh As-Sayyid Muhammad bin Abdul Karim Al-Qadiri AlHasani As-Saman Al-Madani. Berisi biografi singkat pendiri Tarekat Sammaniyah, Sayyid Muhammad Samman Al-Madani. Ditulis dengan bahasa Melayu, kitab ini seringkali dibaca Guru Zaini di majelisnya dan sekarang merupakan bacaan rutin disetiap acara yang sakral ditengah masyarakat.
- 3. Ar-Risalatun Nuraniyah fi Syarhit Tawassulatis As-Sammaniyah. Merupakan syarah atau keterangan dari Qasidah Karya Sayyid Muhammad Samman AlMadani. Kitab ini ditulis dengan bahasa Arab dan sudah dibaca serta diajarkan oleh Guru Zaini dimajelisnya.
- 4. Nubdzatun fi Manaqibil Imamil Masyhur bil Ustadzil A’zham Muhammad bin Aly Ba-Alwy’. Kitab kecil tentang biografi Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’alawy
- 5. Ar-Risalah Fi Auradil Mufidah (Bahasa Arab). Kitab ini berisi beberapa wiridwirid penting.
- 6. Al-Imdad fi Aurad Ahlil Widad. Kitab yang tebalnya hampir 500 halaman. Berisi wirid dan amaliah yang pernah dibaca dimushalla Ar-Raudhah Sekumpul Maratapura. Kitab ini, kini banyak tersebar diseluruh Kalimantan bahkan sudah mulai meluas keluar Kalimantan.
- 7. Dalailul Khairat. Berisi shalawat yang dikarang oleh Sulaiman Al-Jazuli.Ia rutin membaca Dalailul Khairat sebanyak 2 khatam dalam sehari semalam,
Saat ini banyak orangtua dan guru yang kebingungan bagaimana cara mendidik anaknya. Kebanyakan dari mereka yang tidak dibekali ilmu agama dari Alquran dan Hadist, hanya mengajarkan anak sesuai adat yang berlaku di daerahnya, mengikuti berjalannya waktu. Padahal agama Islam yang mulia ini telah mengatur perkara ini secara lengkap dari bangun tidur hingga tidur kembali. Pendidikan Akhlak adalah perkara yang sangat penting didalam Islam.Dalam Alquran kita dapati bagaimana Allah Swt. menceritakan petuah-petuah Luqman yang merupakan bentuk pendidikan akhlak bagi anak-anaknya. Begitu pula dalam hadis Rasulullah Saw. kita temui juga banyak bentuk-bentuk pendidikan terhadap anak, baik dari perintah maupun perbuatan beliau mendidik anak secara langsung. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Alquran diwariskan kepada orang-orang yang terpilih diantara hamba-hamba Allah Swt. Ketika para nabi sudah tiada, maka tugas para nabi tersebut menjadi tugas para ulama. Tugas-tugas tersebut adalah tabligh atau menyampaikan, tabyin atau menjelaskan, tahkim atau memutuskan perkara ketika ada persoalan di antara manusia, dan juga sebagai uswah atau contoh teladan.
harusnya kita sebagai generasi saat ini dapat mewarisi jejak jejak mereka, atau bahkan menyempurnakan apa yang belum diketahui tapi nyatanya umat islam diakhir zaman ini hampir kebanyakan dari mereka telah keluar dari syari'at-syari'at islam, yang telah diajarkan. para nabi dan ulama. kita bahkan membanggakan budaya luar, mengikuti apa yang telah dilarang dalam agama islam itu sndiri. semoga saja, suatu hari Islam kembali kepada kejayaanya seperti dimasa terdahulu, dihormati dan disegani. karena Islam itu adalah agama yang lurus, solusi bagi manusia untuk menetapkan timbangan keadilan berdasarkan perintah Allah SWT melalui utusanNya.



