2/13/20

Profil Datuk Kalampayan



Maulana Muhammad Arsyad Al Banjari


bin Abdullah bin Tuan Penghulu Abu Bakar 
bin Sultan Abdurrasyid Mindanao bin Abdullah 
bin Abu Bakar Al Hindi bin Ahmad Ash Shalaibiyyah 
bin Husein bin Abdullah bin Syaikh 
bin Abdullah Al Idrus Al Akbar (datuk seluruh keluarga Al Aidrus) bin Abu Bakar As Sakran bin Abdurrahman As Saqaf bin Muhammad Maula Dawilah bin Ali Maula Ad Dark 
bin Alwi Al Ghoyyur bin Muhammad Al FaqihMuqaddam 
bin Ali Faqih Nuruddin 
bin Muhammad Shahib Mirbath 
bin Ali Khaliqul Qassam bin Alwi 
bin Muhammad Maula Shama’ah 
bin Alawi Abi Sadah bin Ubaidillah 
bin Imam Ahmad Al Muhajir 
bin Imam Isa Ar Rumi bin Al Imam Muhammad An Naqib bin Al Imam Ali Uraidhy bin Al Imam Ja’far As Shadiq 
bin Al Imam Muhammad Al Baqir 
bin Al Imam Ali Zainal Abidin 
bin Al Imam Sayyidina Husein 
bin Al Imam Amirul Mu’minin Ali Karamallah wajhah wa Sayyidah Fatimah Az Zahra binti Rasulullah SAW.

Menurut Mufti kerajaan indragiri Abdurrahman Siddiq, berpendapat bahwa ia adalah keturunan Alawiyyin melalui jalur Sultan Abdurrasyid Mindanao.

  • MENIKAH : dengan seorang perempuan bernama Tuan Bajut 

    PENDIDIKAN : usia sampai 30th dibina di istana Sultan Tahlilullah (sebelum menuntut ilmu ditanah suci mekkah) 

    setelah itu beliau berguru dengan Syekh ‘Athaillah bin Ahmad al-Mishry, al-Faqih Syekh Muhammad bin Sulaiman al-Kurdi 

     al-‘Arif  Billah Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Samman al-Hasani al-Madani.

     Syekh Ahmad bin Abdul Mun'im ad Damanhuri, 

    Syekh Muhammad Murtadha bin Muhammad az Zabidi, 

    Syekh Hasan bin Ahmad al Yamani, 

    Syekh Salm bin Abdullah al Basri, 

    Syekh Shiddiq bin Umar Khan, 

    Syekh Abdullah bin Hijazi asy Syarqawy,

     Syekh Abdurrahman bin Abdul Aziz al Maghrabi,

     Syekh Abdurrahamn bin Sulaiman al Ahdal, 

    Syekh Abdurrahman bin Abdul Mubin al Fathani, 

    Syekh Abdul Gani bin Muhammad Hilal, 

    Syekh Abis as Sandi, Syekh Abdul Wahab at Thantawy, 

    Syekh Abdullah Mirghani, Syekh Muhammad bin Ahmad al Jauhari,

     dan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaludin Aceh. 




  • MENETAP : Ramadhan 1186 H bertepatan dengan 1772M  beliau kemabali kekampung halamanya martapura, (kalimantan selatan) lebih tepatnya desa dalam pagarSultan Tahmidullah II mengangkatnya sebagai mufti, bahkan sultan pun termasuk salah seorang muridnya.Syekh Muhammad Arsyad adalah pelopor pengajaran hukum Islam di Kalimantan Selatan. Ulama-ulama yang dikemudian hari menduduki tempat-tempat penting di seluruh Kerajaan Banjar, banyak yang merupakan didikan dari suraunya di Desa Dalam Pagar.

  • KARYA : kitab karangan beliau yaitu Sabil al-Muhtadin, Tuhfat ar-Raghibiin, al-Qaul al-Mukhtashar, disamping kitab ushuluddin, tasawuf, nikah, faraidh dan kitab Hasyiyah Fath al-Jawad.
  • WAFAT: tahun 1812 M dalam usia 105 tahun , Dimakamkan di Kalampayan, Astambul, Banjar, Kalimantan Selatan.

  • KAROMAH : menurut cerita beliau membetulkan arah kiblat di Masjid Jembatan Lima, Masjid Luar Batang dan Pekojan, hal ini menimbulkan kontroversi di kalangan pemuka mesyarakat dan pemimpin muslim saat itu. Karenanya Gubernur Jenderal Belanda kala itu memanggil Arsyad, sekaligus untuk mempermalukannya di depan umum dengan salah satu pertanyaannya apakah isi kelapa yang sedang dipegang sang gubernur ,lalu beliau menjawab isi kelapa itu air dan di dalam air itu ada ikan, lalu hadirin tertawa mendengar jawaban yang tidak masuk akal itu. Akan tetapi, setelah kelapa itu dibelah, memancarlah air dan keluarlah ikan yang masih hidup dari dalamnya, hadirin yang tertawa berubah menjadi takjub dan kagum melihat karomah yang dimiliki Syekh Arsyad.

Peninggalan yang paling bersejarah dan membanggakan bangsa terutama rakyat kalimantan ialah Kitab Sabil al-Muhtadin li at-Tafaqquh fi Amr ad-Din. kitab fikih Melayu yang sangat terkenal di Nusantara, Malaysia, Thailand, dan Kamboja, Kitab ini tersimpan di perpustakaan-perpustakaan besar di dunia Islam, seperti di Makkah, Mesir, Turki, dan Beirut. untuk itu sebagai generasi penerus harusnya menjadi jembatan kita untuk menuntut pengetahuan Islam , khususnya dalam Syariatnya.

"Ya ALLAH berikanlah kelapangan kepada beliau didalam kuburnya dan tempatkan lah beliau bersama kekasih -Mu Sayyidina Rasulullah SAW,limpahkan lah rahmat-Mu kepada seluruh keluarganya dan kumpulkanlah kami ,orang tua kami,guru guru kami ,dan seluruh orang orang yang mencintai beliau bersama orang orang sholeh sebelum kami amiiin Ya Robbal alamin."

 

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.